Cara Efektif serta Hemat Berlibur di Dieng

posted on 26 Sep 2015 16:59 by supergayahidupbaru
Jadi ceritanya awak adalah seorang karyawan di sebuah kongsi, rasanya kamu hendak berlibur ke unik tempat yang bagus. Eh, namun kamu terganjal dengan ruang libur yang seharga ada di Sabtu dan Minggu, sasaran pakai jatah cuti cuma ada 12 hari selama setahun, itu pun 6 harinya udah kepotong buat lebaran. / kamu gak siap jatah cuti sedikit pun sebab kamu baru bekerja belum 12 bulan secara terus menerus, karena berdasarkan UUK No. 13 Tahun 2003 Pasal 79 ayat 2 karakter C menyatakan seharga Karyawan yang telah bekerja minimal 12 bulan yang otonom mendapat cuti tahunan 12 hari.

Haduh, bingung rasanya, gimana caranya berlibur open trip dieng tanpa harus cuti. Tapi di artikel ini saya coba melepaskan solusinya kawan. Dan destinasi yang aku sarankan pun demi indahnya, disana sampeyan bisa melihat telaga, kawah, candi dan tak ketinggalan golden sunrise pun pun bisa ada dapatkan.

Banyak bus - bus dari Jakarta menuju Wonosobo tapi sayangnya jam keberangkatannya itu masih saat saat jam sikap, umumnya bus - bus akan meningkat jam 15. 00 - 16. 30, namun ada pula bus yang bertambah jam 20. 00 dan ini ialah satu - satunya, dia adalah Bus Damri, kita mesti naik dari Poolnya di Kemayoran tepatnyadi Jalan Angkasa No. 17. Ongkos untuk bis kelas patas AC adalah 102 ribu. Nanti kau bakal sampai dalam Terminal Mendolo Wonosobo sekitar jam 10an. Dari terminal itu kita lanjutkan turun angkot atau mikrobis yang ke arah RSU Setyonegoro dimana disini adalah tempat ngetemnya bis Mikrobis yang ke Dieng. Ongkos untuk menyatroni Dieng adalah 10 ribu saja, lama perjalanan sekitar 1, 5 jam, tan- khawatir, karena pada waktu perjalanan pergi ke Dieng, kamu dengan disuguhkan dengan pandangan indah yang memberi hati mata.

Nah, ini kalo kamu tinggal landas bis, bisa pun kamu naik kereta, namun yang oleh karena itu masalah adalah tidak ada kereta yang langsung ke Wonosobo, jadinya awak harus berhenti pada Stasiun Purwokerto, Terminal Kutoarjo atau bisa juga di Stasiun Prembun Kebumen, namun berdasarkan pengalaman aku sebaiknya kamu susut di Stasiun Purwokerto sebab disini lebih mudah mendapatkan mikrobis dengan tujuan Purwokerto dibandingkan dengan di Kutoarjo atau Prembun. Kereta yang bertambah setelah jam tingkah laku kantoran diantaranya adalah Sawunggalih Malam, Bertentangan Utama Yogya, Divergen Utama Solo, & Progo, kereta tersebut berangkat dari Terminal Pasar Senen. Jika kamu berangkatnya mulai Stasiun Jakarta Kota ada Kereta Serayu Malam yang pergi jam 21. 00, kereta ini mengarungi jalur selatan dengan demikian akan memakan zaman yang lebih lambat.

Dari Stasiun Purwokerto kamu bisa melanjutkan perjalanan menuju Stasiun Purwokerto dengan memanjat angkot, dari Stasiun Purwokerto lanjutkan naik mikrobis tujuan Wonosobo, nantinya turun pada alun - alun Wonosobo, biasanya disana ada mikrobis yang ke Dieng sedang ngetem.



Nah, sekarang kamu sudah datang Dieng nih, bagus itu naik penghubung atau naik bis. Baiknya kamu cari homestay dulu buat leyeh - leyeh sebentar untuk mengembalikan energi yang tutup banyak terbuang dalam perjalanan. Di Dieng jangan khawatir, tidak sedikit homestay - homestay yang harganya tidak menguras kantong sampeyan. Rata - papar homestay di Dieng itu sekitar 75 ribu hingga 250 ribu per malamnya, dimana harga begitu bisa kamu untuk rata apabila awak membawa teman, umumnya 1 kamar tersebut bisa di sharing untuk 3 orang-orang. Makanya kalo di Dieng minimal berdua biar budget awak bisa lebih putusan kawan.

Comment

Comment:

Tweet